Penemuan ini awalnya terungkap minggu lalu dalam edisi terbaru
majalah ilmiah Nature. Menurut para ilmuwan Jepang, cara pipis dapat
digunakan untuk menentukan karakter manusia, dan sangat mungkin untuk
menjadi salah satu media penting dalam teknologi kedokteran untuk
mengkategorikan kaum Adam. Berikut adalah hasil penemuan dari para
ilmuan Jepang tersebut:
Lelaki Pembenci:
Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.
Lelaki Cuek:
Abis pipis, risleting nggak ditutup, celana nggak di kancing.
Lelaki Cool:
Pipis di kulkas.
Lelaki Licik:
Pipis di dalam kolam renang.
Lelaki Hangat:
Pipis deket kompor.
Lelaki Buaya:
Pipis sambil tengkurep.
Lelaki Hati-hati:
Pipisnya dikeluarin pelan-pelan (takut bunyi).
Lelaki Tukang Nyontek:
Kalo pipis di toilet umum, suka liatin punya tetangga sebelahnya.
Lelaki Sia-sia:
Pas kebelet pipis, buru-buru lari ke toilet, belum sempet buka celana udah pipis di celana duluan
Lelaki Percaya Diri:
Kalo pipis kepalanya tegak, sambil liat ke depan.
Lelaki Penghibur:
Kalo pipis sambil bersiul atau menyanyi.
Lelaki Ilmuwan:
Tiap kali pipis, sebagian pipisnya selalu disisihkan sbg sampel utk diteliti.
Lelaki Sensitif:
Baru minum sedikit udah kebelet pipis.
Lelaki Sial:
Pipisnya selalu apes berceceran kena celana sendiri
Lelaki Boros:
Minum sedikit, pipisnya banyak.
Lelaki Bisnis:
Pipisnya bisa dijual.
Lelaki Hobi Berkebun:
Pipisnya di kebun, biar subur katanya.
Lelaki Petualang:
Pipis pagi di Jogja, pipis siang di Klaten, pipis malam di Solo.
Saat ini para ilmuwan Jepang juga akan melakukan penelitian dengan
cara pipis wanita. Peneliti berharap dapat segera menemukan cara
mengkategorikan kaum Hawa melalui penelitian ini.
#copas esgogo.com
Random banget kayak playlist Spotify-mu yang gratis. IG-ku @taufiqxzuhdi yhaa. Ngasih tau ajasi. Kali aja penasaran.
Senin, 25 November 2013
Berita Heboh : Anak TPA Masjid Al-Hakim Tertangkap Konsumsi Donat
Seorang anak TPA di pinggiran Jogja tertangkap sedang mengkonsumsi donat. Donat yang dimakannya telah terkonsumsi setengah. Jenis donat tersebut masih sedang diteliti, kemungkinan besar merupakan donat bermesis
hitam.
Tersangka juga tersorot camera CCTV ketika sedang mengkonsumsi donat tersebut. Pemilik warung bpk. Sugiman membenarkan bahwa uang tersangka kurang Rp 5000 dan tersangka akan membayarnya besok. Hal ini cukup aneh, karena donat tipe ini biasanya harganya hanya berkisar sekitar Rp 1000 – Rp 2000.
Masih belum dapat dipastikan apakah anak ini memang suka mengkonsumsi donat atau hanya berpura-pura. Kini tim peneliti dari berbagai negara ASEAN sedang melakukan investigasi atas hal ini.
“Kami penasaran tentang kabar ini, maka kami melalukan investigasi untuk memastikan apakah kasus anak TPA memakan donat ini adalah kabar burung atau benar adanya.” Ungkap kepala peneliti tim Thailand.
Anak ini membantah kabar tentang donat yang ia makan adalah setengah. Tersangka dengan keras mengklaim bahwa donatnya sudah habis.
“Sumpah bang, saya udah habis makan donatnya, yang bilang cuma makan setengah cuma gosip. Suer ga boong.” Ujar sang anak yang berinisial KP ini.
Selasa, 19 November 2013
Kakek Ceramah Pada Cucunya
Kakek :
“Mungkin
nyampek saat ini organ-organ di tubuh manusia yang paling enak buat di
pelajarin cuman otak dan paru-paru. Tapi asal kamu tau cu, kulit tuh cemburu
loh, karna nggak dapet perhatian.
Cucu : *diem sambil mikir, emang organ tubuh bisa cemburu ya*
Kakek :
“Kulit tuh banyak manfaatnya loh cu. Dari kulit, jadilah jaket. Dari kulit,
jadilah bedug. Asal bukan kulit bangunan sih.”
Cucu :
“KULI WOY, KULI!”
Kakek :
“Malah kayak lagu anak-anak: Potong Bebek Angsa, Angsa Di Kuli.”
Cucu :
“KUALI WOY, KUALI!”
Kakek :
“Kuali Murid dong.”
Cucu :
“WALI KEK, WALI!” -___-
Kakek :
“Kulit itu cu, kulit itu ya, kulit itu tu, punya karakteristik yang berbeda di banyak daerah.
Tapi kulit merupakan satu organ. Dan perlu kita ketahui juga cu, kalo nggak
semua kulit tuh ‘berdaging’ apalagi ‘berdagang’.
Cucu : “Berdagang apa kek???“
Kakek :
“Kan kakek bercanda cu. Hehee“
Cucu : -____-
Kakek :
“Asal kamu tau cu, sebagai organ kulit tuh membungkus tubuh manusia, termasuk
kuku dan rambut.”
Cucu :
“Mbungkusnya pakek apa Kek?”
Kakek :
“Pakek kertas minyak trus dikaretin.”
Cucu :
“Serius deh Kek!”
Kakek :
“Hehehe….ya pakek kulit dong cu. Kan kakek bilangnya, yang dibungkus tuh hampir
separoh organ tubuh. Gimana sih kamu itu?”
Cucu :
“Oh, aku cuman pura-pura nggak paham kok kek. Hehehe..”
Kakek :
“SERIUS DEH CU!” *sambil mlintir-mlintir kumis*
Cucu :
“Biar engga tegang kek, ntr cepet mati loh..“
Kakek :
“Kamu doain kakek biar cepet mati gtu maksudnya??“
Cucu :
“Engga lah kek dosa loo =D“
Kakek :
“Masuk pembahasan lagi. Kulit orang dewasa tuh dibentangin kira-kira kalo di ukur bisa nyampek dua
meter persegi loh cu. Dan sekarang pertanyaan kakek, kulit siapa sih yang mau
dibentangin? Dan buat apa juga sih ngebentang-bentangin kulit? Emang bendera
merah putih? Trus kalo sekarang kita timbang berdasarkan berat organ tubuh manusia, yang
paling berat tuh usus cu.”
Cucu :
“Emang berat usus berapa kek?”
Kakek :
“3, 75 kilogram.”
Cucu :
“Wuiiiih, ternyata usus tuh berat beud ya kek?”
Kakek : “Nah,
selain usus, ada juga paru-paru yang beratnya nyampek 2,5 kg, otak 1,5 kg,
jantung 0,3 kg dan yang terakhir: HATI. Yang beratnya 1,6 kg. Kalo hatimu dan
hati kakek, berarti harus di kalikan dua.
Cucu :
“Kakek bisa aja sih“ *sambil menggumam, udah tua sok gombal2 bawel pisan*
Kakek :
“Cu, ga boleh kyak gtu, nggumam yang baik.“
Cucu :
“Hehee maaf kek.“ *kena lagi -___-*
#copas
kakekmuda.com tapi sebagian materi di ganti
Kamis, 14 November 2013
Jangan Lagi Panggil Ayah
Suatu hari seorang Ayah sedang berbincang dengan anaknya yang duduk di bangku SMA sembari menerima hasil ujian sekolahnya yang pertama.
Ayah : "Nilai kamu kenapa banyak yang di bawah standart.!!"
Anak : *diam*
Ayah : "Mulai sekarang main gamenya di kurangin!!"
Anak : *masih diam*
Keesokan harinya nilai si anak tersebut tidak tambah bagus malah sebaliknya semakin turun drastis. Ayahnya pun sangat marah-marah dan membentaknya sambil berbicara,
"Nak kalau ujianmu jelek lagi, jangan coba-coba panggil aku Ayah lagi..!!"
Dan keesokan harinya sang Ayah bertanya pada anaknya.
Ayah : "Bagaimana hasil ujianmu, nak??"
Anak : "Hancur, Bro.!!"
Ayah : "Nilai kamu kenapa banyak yang di bawah standart.!!"
Anak : *diam*
Ayah : "Mulai sekarang main gamenya di kurangin!!"
Anak : *masih diam*
Keesokan harinya nilai si anak tersebut tidak tambah bagus malah sebaliknya semakin turun drastis. Ayahnya pun sangat marah-marah dan membentaknya sambil berbicara,
"Nak kalau ujianmu jelek lagi, jangan coba-coba panggil aku Ayah lagi..!!"
Dan keesokan harinya sang Ayah bertanya pada anaknya.
Ayah : "Bagaimana hasil ujianmu, nak??"
Anak : "Hancur, Bro.!!"
Selasa, 12 November 2013
Lubang Dewasa
Fajar yang doyan banget dengan hal-hal yang berbau mesum sedang
berjalan-jalan di sebuah mall dengan tujuan ingin cuci mata sambil
nongkrong di sebuah cafe.
Dan ternyata di cafe tersebut dia bertemu dengan temannya yang sama-sama omes-nya alias otak mesum yang bernama Pendik.
Kemudian tanpa di sengaja, pandangan mata Pendik tertuju pada pasangan muda-mudi yang sedang masuk ke pintu utama mall tersebut.
Pendik : "Hehehe..." (sambil melihat sepasang kekasih yang berjalan)
Fajar : "Heh!!! Kenapa kamu senyum-senyum sendiri? Lihat apaan sih?" (Fajar menoleh ke arah pintu masuk Mall)
Pendik : "Itu...ceweknya gede banget badannya, terus si cowoknya kecil"
Fajar : "Terus, kenapa kamu senyum-senyum mesum begitu?"
Pendik : "Kalau mereka sedang ML (making love), apa nggak kesulitan mencari lubang itunya si cewek?"
Fajar : "Ngapain juga susah-susah mencarinya, celupin aja ke dalam bak berisi air terus di putar-putar. Kalau keluar gelembung udaranya, ya itu dah ketemu lubangnya. Beres kan!"
Pendik : "Wkakakaka....memangnya mau tambal ban, cari lubang di air?"
Fajar : "Enam kata, YOUR HEAD! Hahaha"
Pendik : "Itu delapan monyong -_-"
Fajar : "Iya sih, biar lucu aja."
Pendik : *kemudian nyelupin kepala di air*
Dan ternyata di cafe tersebut dia bertemu dengan temannya yang sama-sama omes-nya alias otak mesum yang bernama Pendik.
Kemudian tanpa di sengaja, pandangan mata Pendik tertuju pada pasangan muda-mudi yang sedang masuk ke pintu utama mall tersebut.
Pendik : "Hehehe..." (sambil melihat sepasang kekasih yang berjalan)
Fajar : "Heh!!! Kenapa kamu senyum-senyum sendiri? Lihat apaan sih?" (Fajar menoleh ke arah pintu masuk Mall)
Pendik : "Itu...ceweknya gede banget badannya, terus si cowoknya kecil"
Fajar : "Terus, kenapa kamu senyum-senyum mesum begitu?"
Pendik : "Kalau mereka sedang ML (making love), apa nggak kesulitan mencari lubang itunya si cewek?"
Fajar : "Ngapain juga susah-susah mencarinya, celupin aja ke dalam bak berisi air terus di putar-putar. Kalau keluar gelembung udaranya, ya itu dah ketemu lubangnya. Beres kan!"
Pendik : "Wkakakaka....memangnya mau tambal ban, cari lubang di air?"
Fajar : "Enam kata, YOUR HEAD! Hahaha"
Pendik : "Itu delapan monyong -_-"
Fajar : "Iya sih, biar lucu aja."
Pendik : *kemudian nyelupin kepala di air*
Ga semua anak BEJO beruntung :/
Bejo : "Mak..... Emak sakit ya???"
Emak : "Iya jo..."
Bejo : "Hmm...kita ke dokter yuk mak..."
Emak : "Mau bayar pake apa'an....kan duit kita udah tipis jo..Uhukk...uhukk"
Bejo : "Kita jual si tole(kambing) aja mak.."
Emak : "Tapi kan tuh kambing kesayangan elu jo...."
Bejo : "Tapi kan bejo lebih sayangan emak :("
Emak : "Yaudah terserah elu aja deh jo..."
Bejo : "Yaudah..bejo jual ke pasar ya mak..."
Emak : "Iye...inget ya jo...tuh kambing bandot..lu jual jutaan...jangan mau kalo ditawar murah.."
Bejo : "Iya mak..bejo juga tau...kan bejo udah capek2 ngerawat mak...kalo gitu bejo pamit ya mak..."
Emak : "Iya jo..."
Bejo : "Hmm...kita ke dokter yuk mak..."
Emak : "Mau bayar pake apa'an....kan duit kita udah tipis jo..Uhukk...uhukk"
Bejo : "Kita jual si tole(kambing) aja mak.."
Emak : "Tapi kan tuh kambing kesayangan elu jo...."
Bejo : "Tapi kan bejo lebih sayangan emak :("
Emak : "Yaudah terserah elu aja deh jo..."
Bejo : "Yaudah..bejo jual ke pasar ya mak..."
Emak : "Iye...inget ya jo...tuh kambing bandot..lu jual jutaan...jangan mau kalo ditawar murah.."
Bejo : "Iya mak..bejo juga tau...kan bejo udah capek2 ngerawat mak...kalo gitu bejo pamit ya mak..."
Emak : "Iya..atiati jo.."
#berangkat jual kambing
Tak lama kemudian.
Bejo : "Mak...kambing kita laku..! Jutaan..! :D
Emak : "Alhamdulillah jo...."
Bejo : "Pertamanya dia cuma nawar 500rb mak..ihh enak aja...kambingnya ditawar murah banget...kagak bejo kasih mak..."
Emak : "Bagus tuh jo..emang pembeli jaman sekarang maunya murah mulu'...terus kamu jawab apa waktu dia nawar gitu jo..."
Bejo : "Bejo bilang...pesan emak kambingnya mesti dihargai jutaan pak...gitu mak...alhamdulillah setelah mikir lama akhirnya dia mau juga harga jutaan mak.."
Emak : "Memang berapa jo dia beli tuh kambing???berapa juta???"
Bejo : "Setengah juta mak...hebat kan...sesuai pesan emak..jutaan...gimana mak??"
Emak : "Yaudah jo..emak mati aja x_x"
Bejo : "Setengah juta mak...hebat kan...sesuai pesan emak..jutaan...gimana mak??"
Emak : "Yaudah jo..emak mati aja x_x"
*tiba - tiba kejang - kejang*
Langganan:
Komentar (Atom)
