Di sebuah kota di negara Jerman tepatnya di gang tengah jl. Colombo, terdapat seorang tukang cukur. *ya walaupun belum pernah ke Jerman sih -__-* Tapi tukang cukur ini sangat aneh dia selalu tidak mau dibayar ketika selesai mencukur pelanggannya.
Pada
suatu hari ada seorang penjual buah yang mencukur rambutnya di tempat tukang
cukur aneh itu. Setelah selesai mencukur rambutnya, penjual buah tersebut ingin
membayar upah cukur rambutnya.
Penjual
Buah : “Ini pak uangnya!”
Tukang
Cukur : “Maaf pak saya hanya membantu anda, jadi saya tidak menerima bayaran.”
Penjual
buah itupun hanya tersenyum dan segera pergi. Keesokkan harinya datanglah
kiriman buah-buahan segar dari penjual buah kemarin di tempat tukang cukur itu.
Setelah itu ada penjual kue yang ingin mencukur rambutnya. Setelah selesai,
penjual kue itupun langsung memberikan upah cukur rambut. Seperti biasa, tukang
cukur itu menolak dan berdalih bahwa dia hanya ingin membantu dan bukan
mengharapkan bayaran. Keesokkan harinya datanglah kiriman bermacam-macam kue
yang mewah dan mahal-mahal ketempat tukang cukur itu. Tukang cukur itupun
senang sekali akan hal ini, “hari ini siapa lagi yang akan cukur denganku,
dengan begini terus aku bisa lebih untung dari pada langsung menerima upah”
gumannya dalam hati. Sesaat setelah itu, datanglah seorang mahasiswa sastra
berasal dari Indonesia yang ingin mencukur rambutnya.. Setelah selesai,
mahasiswa itupun mau membayar tapi ditolak oleh tukang cukur itu. Mahasiswa itu
tentu saja senang dan pulang dengan ceria. Esok harinya tukang cukur itu
menunggu apa yang akan dikirimkan oleh mahasiswa sastra yang cukur rambut di
tempatnya kemarin. Setelah tidak lama menunggu akhirnya ada kiriman sebuah
amplop putih brtuliskan untuk tukang cukur gang tengah. Tentu saja penasaran
tukang cukur tersebut dan segera membukanya. Ternyata isinya surat dan di
dalamnya tertuliskan “Terima kasih pak cukur gang tengah yang telah merapikan
rambut saya sehingga saya bisa di terima dan jadi pacarnya.” Dan dilampirkan
foto sexy pacaranya tersebut yang sebelumnya dia di tolak karna rambutnya yang gak
rapi.
Tukang
Cukur : “Dasar orang Indonesia :3“
Tidak ada komentar:
Posting Komentar