Pagi pagi si Abi pergi ke warung sebelah mau membeli deterjen pemutih.
Abi : "Pak..beli deterjen yang buat pemutih ada pak?"
Penjual : "Deterjen pemutih apa dik?"
Abi : "Yang kayak di iklan TV itu loo pak.."
Penjual : "Oohh rinso ini apa dik?"
Abi : "Ya itulah pokoknya pak..pokoknya yang buat pemutih.."
Penjual : "Emang buat apaan dik? Nyuci baju yaa.."
Abi : "Enggak!.. Ini pak..kucingku kena lumpur terus ini mau aku cuci biar bersih lagi.."
Penjual : "Oalah dik..kamu ini kok aneh-aneh aja..kucingnya nanti mati loh. Kucing kok dicuci pakai deterjen.."
Pak Udin selaku penjual tersebut akhirnya tetap melayani permintaan si Abi untuk membeli deterjen. Esok harinya, si Abi datang ke tokonya lagi untuk membeli permen kesukaanya.
Penjual : "Mau beli apa dik? Deterjen lagi?"
Abi : "Enggak pak..mau beli permen.."
Penjual : "Bagaimana kabar kucingnya yang kemaren dik?"
Abi : "Kucingku mati, pak.."
Penjual : "Laa benar kan..kemaren di nasehati tidak percaya, kucing itu tidak bisa dicuci pakai deterjen dik.."
Abi : "Kucingku mati bukan karena aku cuci pakai deterjen, pak. Setelah aku cuci dengan deterjen kucingku masih hidup kok.."
Penjual : "Terus matinya karena apa, dik??"
Abi : "Aku peraaas pak...."
Penjual : "Kamu anaknya siapa sih Abi pinter banget :')"
Abi : "Hehehehee"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar